Sabtu, 09 November 2013

9 NOVEMBER 2013

dia yang dari dulu memang ku anggap sebagai kakak
tapi dia meminta ku jadi kekasihnya
sempat ku jalani hampir 2 tahun
karena terhalang restu orangtua ku
ku memutuskan untuk mengakhiri hubungan kami
tapi dia tidak terima
marah, saling caci, dan sebagainya
itulah yang terjadi dengan kami

saat ku menulis ini
sudah 4 bulan lebih ku mengakhiri hubungan dengan nya
ku pun memutuskan untuk benar-benar mengakhiri segalanya
karena memmang tak ada lagi niat baik baginya
membuat hubungan kami kembali membaik
walau sebagai adik kakak saja

sekarang
nomor hapenya telah ku delete
facebooknya telah ku blokir
tak ada lagi kontak yang bisa ku lihat
itu semua usaha melupakan segalanya bagiku

harapan ku
aku dan dia benar-benar tak ingat apa-apa lagi
untuk sekarang dan selanjutnya
aku jalani hidupku sendiri
dia jalani juga hidupnya

akhir kata YA SUDAHLAH...

21 OKTOBER 2013

sosok sepertinya yang sangat kuharapkan saat ini
terlihat dimata ini kalau dia lelaki yang baik
pandai dalam memilih teman dan tidak merokok
itu sosok yang aku idamkan
satu yang kusayangkan untuk sekarang
sewaktu azan berkumandang aku belum pernah melihatnya shalat
akupun tidak mau berprasangka macam2
mungkin dia ada melakukannya tapi tidak dilingkunganku

walau saat ini aku cuma bisa melihatnya dari kejauhan
aku takut menegurnya apalagi berbicara lebih banyak dengannya
mungkin saja sekarang hatinya sudah terisi dengan nama lain
bukan namaku
tapi semua itu cuma dugaanku
sebenarnya aku tak tahu persis siapa dirinya
hanya nama dan alamatnya secara garis besar yang ku tahu
MF itulah inisial yang pantas ku berikan pada namanya
kepanjangannya cukuplah hati ini saja yang tahu maksudnya

lelaki berkaca mata dan wajah agak berjerawat
jika diukur dari kadar "gagah" secara umum
menurutku dia tidak begitu
tapi hati ini bukan melihat dari sananya
hanya ketenangan batin yang kudapatkan jika dekat dengannya
ketenangan itulah yang aku cari sekarang
itu sih menurut pemikiranku
mudah-mudahan saja benar ya

setiap ku teringat kisah ini
ku selalu berdoa pada sang khalik
jika dia juga memiliki rasa yang sama denganku
tunjukkan padanya untuk mengunggkapkan padaku
aku wanita
tentu punya batas dalam pergaulan
tidak mungkin bagiku untuk memulainya
walau sebagai teman yang kita lalui
itu sudah membuatku bahagia